Jumat, 19 Juli 2013

Pentingnya Pendidikan

Amsal 2 :1- 22

(1) Hai anakku, jikalau engkau menerima perkataanku dan menyimpan perintahku di dalam hatimu(2) sehingga telingamu memperhatikan hikmat, dan engkau mencenderungkan hatimu kepada kepandaian,(3) ya, jikalau engkau berseru kepada pengertian, dan menujukan suaramu kepada kepandaian(4) jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam,(5) maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah.(6) Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian.(7) Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya, (8) sambil menjaga jalan keadilan, dan memelihara jalan orang-orang-Nya yang setia.(9) Maka engkau akan mengerti tentang kebenaran, keadilan, dan kejujuran, bahkan setiap jalan yang baik.(10) Karena hikmat akan masuk ke dalam hatimu dan pengetahuan akan menyenangkan jiwamu(11) kebijaksanaan akan memelihara engkau, kepandaian akan menjaga engkau.(12) supaya engkau terlepas dari jalan yang jahat, dari orang yang mengucapkan tipu muslihat,(13) dari mereka yang meninggalkan jalan yang lurus dan menempuh jalan yang gelap(14) yang bersukacita melakukan kejahatan, bersorak-sorak karena tipu muslihat yang jahat(15) yang berliku-liku jalannya dan yang sesat perilakunya;(16) supaya engkau terlepas dari perempuan jalang, dari perempuan yang asing, yang licin perkataannya,(17) yang meninggalkan teman hidup masa mudanya dan melupakan perjanjian Allahnya;(18) sesungguhnya rumahnya hilang tenggelam ke dalam maut, jalannya menuju ke arwah-arwah.(19) Segala orang yang datang kepadanya tidak balik kembali, dan tidak mencapai jalan kehidupan.(20) Sebab itu tempuhlah jalan orang baik, dan peliharalah jalan-jalan orang benar.(21) Karena orang jujurlah akan mendiami tanah, dan orang yang tak bercelalah yang akan tetap tinggal di situ,(22) tetapi orang fasik akan dipunahkan dari tanah itu, dan pengkhianat akan dibuang dari situ.

Santapan rohani hari ini :

Saya sering menulis masalah pendidikan, karena bagi saya pendidikan adalah elemen terpenting dalam perubahan hidup seseorang. Hati saya sangat miris, jika melihat anak- anak yang seharusnya duduk di bangku sekolah, tetapi mereka turun ke jalan untuk mengamen atau mengemis. Sementara orang tuanya duduk ongkang-ongkang di pinggir lampu merah.

Atau ketika sedang melakukan perjalanan ke daerah terpencil, banyak anak- anak dari para petani, nelayan, penyadap karet, pemecah batu bara atau batu sungai yang hanya bermain dengan alam tanpa mengenal aksara dan angka.  Sedih, karena dalam tayangan televise, banyak pemimpin dan pejabat negara hidup berfoya- foya dan hanya memikirkan diri dan kelompoknya.

Penulis Amsal memberi perhatian terhadap pendidikan. Pendidikan adalah sesuatu yang sangat berharga seperti harta karun yang terus dicari di tempat terpendam. Amsal mengatakan pengetahuan dan dan kepandaian hanya di dapat melalui hikmat. Nilai tertinggi dari pendidikan adalah hikmat.

Pendidikan tanpa hikmat hanya menghasilkan subyek didik yang mengejar nilai dan bukan mencari pengetahuan. Namun dengan hikmat, siswa bukan sekedar pandai tapi juga bijasana.

Mari kita yang berkecimpung di dunia pendidikan untuk memantapkan langkah kita.Fokus! Kiranya Tuhan campur tangan dalam setiap upaya kita memajukan kesejahteraan umatNya di muka bumi ini.