Jumat, 29 Agustus 2014

Kebenaran Yang Memerdekakan

Yohanes 8 : 30 - 36


Santapan rohani hari ini :

Menjalani hidup sebagai orang beriman bukanlah hal yang mudah. Banyak anak Tuhan yang terkadang putus asa ketika menjalaninya. Ketika daging menguasai hati dan pikiran kita, maka jatuh dalam perbuatan yang berlawanan dengan kehendak Allah. Lalu kita bertobat dan berjanji untuk tidak melakukan lagi, tetapi kenyataan kita terus gagal. Dosa mengontrol hidup kita, bukan kita yang mengontrol dosa.

Dalam keadaan demikian sering kita marah pada diri sendiri karena terus jatuh dalam lubang yang sama. Berulang kali dosa kita lakukan dan kita diperbudak. Melalui firman Tuhan hari ini kita diingatkan bahwa Tuhan memberikan solusi yaitu supaya umatNya tetap dalam firmanNya. Istilah tetap berarti selalu, setiap saat, senantiasa- bukang jarang atau kadang- kadang atau kalau aku lagi mood.

Jika firman Tuhan sungguh direnungkan dan dilakukan, maka itu akan menguasai kita. Kita terus melangkah bersama Tuhan , berjalan dalam pimpinan Roh dan dikuasai oleh Roh. Maka disaat itulah kebenaranNya menguasai kita sehingga kita menjadi orang- orang yang merdeka atas dosa.

Saudaraku, kita perlu terus- menerus berjuang melawan dosa. Kita perlu bergantung sepenuhnya kepada Dia. Bukan seketika kita akan menjadi manusia suci tanpa cela, tetapi firman Tuhan akan mengingatkan dan menolong untuk kita hidup dalam kebenaran.

Mari hidupi firmanNya, akrabi dan rasakan kebenaran itu akan memerdekakan kita. Terpujilah Tuhan !



Kamis, 28 Agustus 2014

Ketelitian Dalam Pekerjaan Tuhan

Keluaran 39 : 32 – 43


Santapan rohani hari ini :

Ketelitian adalah sesuatu yang penting baik  baik ketika merumuskan ide maupun merencanakan bagaimana pengimplementasiannya. Pekerjaan Kemah Suci yang telah diselesaikan dengan cara yang baik seperti mengingatkan kita ketika Allah menciptakan seluruh dunia ini. Semua didiskusikan dulu, direncanakan sampai bagaimana keberlangsungannya.

Musa yang memimpin pembangunan Kemah Suci ini melihat segala pekerjaan itu sesuai dengan perintah Tuhan. Maka jika kita mau membandingkan dengan Kejadian 1 :  31yaitu ketika Allah melihat segala yang dijadikannYa sungguh amat baik. Kita seperti melihat kesamaan tipologi, bahwa apa yang Musa lakukan sama seperti penciptaan dilakukan dengan kehendak Tuhan.

Musa memerintahkan umat Tuhan untuk melakukan pembangunan Kemah Suci tepat seperti yang diperintahkan, baik ukurannya, materi atau bahan pembuatnya dsb. Pekerjaan ini diselesaikan dengan baik karena bangsa Israel melakukan persis seperti yang diperintahkan Tuhan

Adakah saudara tengah melakukan pekerjaan Tuhan ? Lakukan pekerjaan baik yang telah Allah persiapkan dan melakukannya sesuai dengan kebenaran firman Tuhan, karena Allah terlebih dahulu melakukan segala sesuatu dengan sangat baik.

Terpujilah Tuhan !