Senin, 28 Juli 2014

Penundaaan Dari Allah

Habakuk 1 : 12 – 2 : 3


Santapan rohani hari ini :

Ketika mengalami saat – saat yang sulit dan kita merasa sudah berdoa dengan berurai air mata, maka kita merasa Allah demikian jauh dari kehidupan kita. Saat kita ingin buru- buru mendapat jawaban dari Allah atas persoalan yang telah kita adukan kepadaNya, rasanya frustasi melihat Ia  seakan- akan menunda jawabanNya.

Nabi Habakuk pun pernah mengalami masa penundaan jawaban dari Allah, tetapi kita perlu sadar tak seorang pun termasuk para nabi yang dapat memaksa Allah untuk bersegera merespon apa yang kita serukan, karena Allah mempunyai waktuNya sendiri.

Saudaraku, iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Iman tidak pernah berputus asa, iman tidak tergantung pada situasi dan kondisi, iman rela menunggu sekali pun tidak ada tanda- tanda atau petunjuk yang jelas bahwa Allah sedang bekerja.

Tidak mudah bagi kita untuk belajar memandang setiap penundaan jawaban Allah sebagai hal yang sungguh baik. Penangguhan yang Allah lakukan justru menjadi kesempatan bagi kita untuk berdoa, bersabar dan menantikan dengan penuh harap. Penangguhan adalah sebuah kesempatan bagi Allah untuk membangun karakter atau sifat- sifat kita dan bergantung hanya kepada Dia.

Seringkali Allah mengulur waktu untuk menguji kesabaran kita. Seringkali Allah meminta kita untuk menunggu “sebentar lagi” supaya kita belajar untuk menyesuaikan diri dengan rencana- rencanaNya yang indah. Kadang Allah memang seperti berlambat- lambat, supaya kita menantikanNya dengan sabar.

Terpujilah Tuhan !


Minggu, 27 Juli 2014

Sederhana, Bermakna Dan Berharga

Kisah Para Rasul 9 : 36 - 39


Santapan rohani hari ini :

Sosok yang tegap. tegas, berbicara lugas, punya wawasan dan kemampuan yang diandalkan biasanya dianggap cocok menjadi seorang pemimpin. Sebaliknya sosok yag kelihatan berbicara datar, gaya bahasa sederhana, bergaul dengan orang kebanyakan dianggap kurang memadai untuk memimpin. Maka tidak heran jika untuk maju sebagai seorang leader, salah satunya adalah diuji melalui tes kepribadian untuk memberi gambaran seperti apa nantinya seseorang itu kala memimpin.

Dalam tubuh gereja pun kepemimpinan juga merupakan sesuatu yang penting bagi pertumbuhan gereja. Ada orang yang punya talenta bernyanyi sehingga bergat.bung dengan tim paduan suara, ada yang fokus dalam kegiatan doa atau penginjilan pribadi, pelawatan orang sakit atau ke penjara, dst.  Dan semua hal tersebut adalah pelayanan bagi Tuhan.

Dorkas alias Tabita adalah sosok yang disebutkan dalam Alkitab yang merupakan seorang perempuan dari Yope. Sekali pun tidak banyak cerita mengenainya, namun namanya tercatat sebagai wanita yang banyak berbuat kebaikan dan memberi sedekah, khususnya menjahit pakaian para janda. Dorkas memang tidak sekarismatik Paulus atau Petrus, namun apa yang dilakukannya begitu bernilai sehingga jiwa baiknya menjadi teladan bagi para pemimpin dan pelayan- pelayan gereja masa kini
.
Allah tidak pernah menilai seseorang dari sosok yang terlihat hebat di masyarakat, tetapi ketika orang itu melakukan kebaikan dengan sikap hati seorang pelayan, diiringi motivasi untuk memuliakan Tuhan dan dilakukan dengan tulus hati, maka sesungguhnya hal yang biasa yang kita lakukan akan berharga di mata Tuhan.

Saudaraku, seorang pemimpinkan anda ? Lakukan perbuatan sederhana yang diperkenan oleh Allah untuk menjadi berkat yang berharga bagi sesama. Amin.