Rabu, 22 Oktober 2014

Berubah Hanya Karena Kristus

Kisah Para Rasul 20 : 32 - 38


Santapan rohani hari ini :

Saya mempunyai seorang keponakan  yang menggemari tokoh “Supeman” sang  hero yang suka menolong orang yang berada dalam kesulitan. Bagi Jof, Superman tokoh yang penting karena mampu memberi jalan keluar bagi mereka yang tengah berada dalam bahaya. Sebagaimana anak- anak kecil lain yang mengidolakan Sang Superman, dan berharap bisa menolong siapa saja.

Namun seorang anak tetaplah anak. Baginya jika ia tengah menginginkan sesuatu, maka ia harus memperolehnya karena itu berarti punyaku. Jika itu punyaku, maka tidak ada orang lain yang memilikinya. Siapa pun yang pernah mengenal anak kecil akan melihat sifat –sifat ini kental dalam diri mereka, maka tokoh hero seperti Superman pun tidak cukup untuk mengubah hal yang menjadi ciri khas  tersebut.

Rasul Paulus menjalankan kehidupan Taurat sebelum menjadi pengikut Yesus. Namun ketaatannya ada hukum Taurat tidak menjadikan dia sebagai seorang yang imun terhadap dosa. Sesudah mempelajarinya, ia menjadi tahu arti sebuah ketamakan. Tidak mungkin seorang menjadi sungguh berkenan kepada Allah hanya karena melakukan hukum Taurat.

Saudaraku, seseorang hanya bisa berubah hanya jika anugerah Allah menghampirinya. Keegoisan kita yang seperti seorang anak yang kalau menginginkan sesuatu harus terpenuhi, baru akan bisa berubah jika Yesus memberi hati yang baru di dalam dirinya.


Selasa, 21 Oktober 2014

Beriman Lebih Penting Dari Populer

II Samuel  23 : 8 - 39


Santapan rohani hari ini :

It better to be faithful then famous. Tapi pada kenyataannya banyak orang lebih suka menjadi orang yang populer daripada beriman. Abraham adalah bapa orang beriman yang kemudian menjadi terkenal karena namanya menjadi pewaris janji Allah atas orang orang- orang percaya. Nats hari ini akan menceritakan bagaimana kehidupan Daud dengan para prajuritnya.

Kekuatan prajurit Daud bukan semata karena ketangkasan mereka, tetapi bagaimana  Allah campur tangan dalam keberhasilan seseorang. Tuhanlah yang memberi kemenangan di tengah upaya yang dilakukan oleh manusia. Anugerah Allah tidak menghilangkan tanggungjawab manusia, dan Tuhan memberi kemuliaan yang lebih bagi mereka yang melakukan lebih.

Tiga pahlawan dalam ayat 8 – 12 dan tiga puluh pahlawan dalam ayat 24 – 39 adalah contoh tingkatan perjuangan manusia di dalam mencapai kemenangan, namun semua keberanian mereka sesungguhnya datang dari Tuhan  yang juga memberi keberhasilan pada mereka.  Tuhan tetap memperhitungkan hasil kerja manusia.

Saudaraku, mungkin kebanggan para prajurit Daud juga menjadi kebanggaan kita ketika kemampuan diperhitungkan sebagai berprestasi dan popular. Namun bagi kita yang melayani Tuhan, iman yang penuh ketaatan dan  kesetiaan kepada Allah jauh lebih terhormat dan perkenanan Allah turun atas orang tersebut.

Kiranya kita tidak kehilangan fokus dan selalu menjadikan Dia yang terutama. Amin.